Bloggie Notes

Catatan Blogger Milenial

Lifestyle

Bahan dan Ciri Yang Biasa Digunakan Untuk Produksi Tas

Apakah Anda menikmati memadukan berbagai jenis tas untuk melengkapi penampilan Anda? Kita tahu pasti bahwa model tas yang dijual di pasaran saat ini sangat bervariasi, seperti halnya bahan yang digunakan untuk memproduksinya. Ada model ransel, tas ransel wanita import, dan juga model tas lainnya yang mungkin terbuat dari bahan yang berbeda. Memilih bahan tas yang tepat sangat penting karena menentukan kualitas tas itu sendiri. Bagi Anda yang sering bertanya-tanya bahan mana yang baik untuk tas, pertama mari kita bahas berbagai jenis bahan tas sesuai dengan model tas dan penggunaannya.

Kain Dinir

Bahan pertama yang banyak digunakan untuk membuat tas adalah dalam bentuk bahan dinir. Meskipun awalnya lebih sering digunakan untuk tas anak-anak, kain dinir sekarang juga banyak digunakan untuk tas dewasa dengan model ransel dan ransel yang terlihat trendi, ringan dan kuat. Kain Dinir memiliki struktur karakteristik yang lembut dan fleksibel, tetapi sangat kuat. Kain Dinir dilengkapi dengan lapisan kedap air yang dapat mencegah air masuk ke dalam tas, sehingga benda yang disimpan di dalamnya tetap dipertahankan.

Kain Cordura

Kain Cordura dapat dibagi lagi menjadi salah satu bahan tas premium dengan struktur noda di permukaan. Selain kebutuhan manusia, kain cordura ini digunakan untuk membuat koper, tas petualang, tas militer, dan ransel. Sebagian besar kain cordura memiliki ketahanan tinggi terhadap tumpahan air, sehingga tidak basah saat terkena hujan. Struktur materialnya sangat kuat dan tahan lama. Kain Cordura tahan terhadap goresan dan retak, sehingga tidak mudah lecet. Tersedia dalam berbagai bahan dan warna. Sebut saja kain cordura biasa (hitam), kain cordura transparan dan kain cordura dengan desain.

Kain korduroy

Kain korduroi adalah kain dengan fitur yang sangat khas yang sebanding dengan yang terbuat dari banyak tali yang ditempatkan sejajar satu sama lain dan kemudian dijahit bersama. Jika kain korduroi banyak digunakan untuk produk pakaian pada tahun 1970-an, kain korduroi juga sering digunakan untuk membuat tas. Fitur yang paling membedakan dari kain korduroi, sering digunakan untuk membuat tas di antaranya. Kain korduroi memiliki struktur yang tidak merata, lembut dan tahan lama. Permukaan kain konduktif yang sebenarnya lebih mirip, terbuat dari koneksi garis “kawat” paralel yang dipisahkan oleh garis. Kain korduroi biasanya terbuat dari katun, akrilik, rayon, poliester dan kombinasi dari berbagai jenis serat lainnya, seperti spandex, sehingga bahan tersebut dapat diregangkan secara vertikal dan horizontal.

Bahan polyester

Bahan polyester atau kain polyester termasuk dalam jenis kain yang biasa digunakan dalam pembuatan tas ransel, tas portabel dan sebagainya. Sifat-sifat poliester, yang umumnya tebal, sangat cocok untuk membuat tas bagi mereka yang ingin membeli tas yang lebih tahan lama dan tahan lama. Fitur poliester yang paling khas sering digunakan untuk membuat tas di antaranya. Bahan polyester dikenal tahan lama. Tidak mudah kusut atau elastis dan lebih cepat kering saat dikeringkan. Lebih tahan terhadap berbagai bakteri. Tahan air (tahan air).

Kain kanvas

Kain kanvas adalah jenis kain buatan pabrik yang sering digunakan untuk membuat tas gunung, tas hari dan sejenisnya. Secara fisik, kain yang satu ini juga memiliki struktur yang agak kasar, tebal dan kaku, sehingga tas berbahan dasar kanvas terlihat sangat indah dan modis. Meski ada banyak jenis variasi kanvas, tetapi tidak semua bisa digunakan untuk tas. Kain kanvas yang dimaksudkan memiliki bentuk kain kanvas Marsoto yang cukup tebal dengan struktur saluran, terpal dan kain kanvas penyerap dengan lapisan agak berbulu di atasnya.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén